Lady Biker Tes Sendirian Suzuki GSX R150 Jakarta-Bali Tembus 133 Km/Jam

 Lady Biker Tes Sendirian Suzuki GSX R150 Jakarta-Bali Tembus 133 Km/Jam

Suzuki GSX R150 akhirnya dibawa jalan jauh dengan rute yang bukan main panjangnya, yakni Jakarta-Bali-Jakarta. Tak kalah menarik, tes ini dilakukan oleh seorang lady biker sendirian saja, yakni Inuk Blazer.

Solo touring Jakarta-Bali-Jakarta ini sendiri memakan waktu satu minggu dengan mengambil start 1 Maret 2017 dan kembali pada 8 Maret 2017. Inuk Blazer saat itu berangkat ke sana untuk menghadiri acara Munas ION (Inazuma Owner Network).

Test ride ini sendiri mendapat support dari Suzuki lewat GSX R150 dan produk kelengkapan dari TDR Racing.

“Kalau kata orang-orang, posisi motor sport seperti Suzuki GSX R150 itu capek. Sepanjang jalan, saya lakukan top speed. Tapi tidak capek. Asal posisi riding itu yang benar, ada tekniknya sendiri,” kata biker berjilbab ini.

Inuk yang mengenakan helm half face dan menempelkan kamera di pelundung kepalanya itu mengaku rata-rata menggeber mesin Suzuki sportnya rata-rata 90-115 km/jam.

“Baru dapat top speed 133 km/jam saat tembus di Situbondo. Belum max sih rpm-nya karena kondisi jalan umum. Untuk pengoperasian gigi sangat mudah 1-6. Torsinya juga bertambah terus tidak ngedrop,” papar Inuk soal tunggangannya.

Bagi dirinya, motor ini ber-cc cukup besar tetapi ringan. Hal itu diakui ia rasakan saat menikung. Motor benar-benar tidak goyang dengan kaki-kaki yang terasa kokoh.

Surabaya-Bali Tidak Isi Bensin

Sekalipun bermesin 150 cc, sepengalaman Inuk, motor ini terbilang irit. Perjalanan saat start dari Jakarta sendiri hanya membuat ia menepi ke SPBU tiga kali sampai di Sidoarjo.

“Itu masih sisa 3 strip, dan tesnya pakai Pertalite. Kecepatan 80-130 km/jam, rpm tidak dimaksimalkan karena jalan umum,” katanya seraya menyebut saat jalan malam, lampu depan terang dan nyaman, dan pengoperasian gigi mudah tidak ada masalah, begitu juga dengan pengereman.

Pengisian bensin sendiri menurut catatan Inuk dilakukan di Jakarta, Tegal, Purwodadi, Situbondo, dan keluar Jawa sampai di Bali, yakni di Kintamani.

“Baliknya dari Bali isi di Bangil, dan sampi sekarang di Surabaya belum isi lagi,” lapor Inuk dalam perjalanan kembali ke Jakarta.

Keiritan pun masuk dalam catatan Inuk karena motor tidak hanya dipakai saat perjalanan jarak jauh, tetapi juga dipakai keliling untuk test ride bersama teman-teman komunitas di area yang ia singgahi.

“Jadi bukan hanya lempeng aja jalur normal touring loh yaa,” ujarnya seraya memuji bahwa torsinya dapat terus dari gigi awal sampi akhir (1-6).

Perlengkapan touring dari TDR Racing, yakni jas ujan pun turut masuk dalam tes. Pasalnya, ia beberapa kali menghadapi cuaca hujan di perjalanan.

“Aman enggak tembus. Sepatu juga nyaman enggak tembus air saat ujan deras. Helm nyaman pakai double visor. Saat panas, saya pakai lensa yang gelap. Terus, kaca depan tidak berembun saat hujan,” ujarnya.

Dalam perjalanan, Inuk memang memanfaatkan kesempatan ini untuk berkunjung, sowan ke rekan-rekan komunitas dari berbagai merek untuk tetap menjalin silaturahim.

“Apa ya, aku sih pas pakai Suzuki GSX R150 ini serasa jadi Iannone, hehehe,” ujarnya soal kesan selama perjalanan dengan menyebut rider tim Suzuki di MotoGP tersebut.

source :
https://8iu2hnzc80vihw.storage.googleapis.com/index_19.html
https://ni2hli0ku2ybf9.storage.googleapis.com/index_20.html
https://sq3122t7gyck3t.storage.googleapis.com/index_21.html
https://bi1gvz0hw6b5t8.storage.googleapis.com/index_22.html
https://fqgfcix2at5yqr.storage.googleapis.com/index_23.html
https://if82g8l7j47gvf.storage.googleapis.com/index_24.html
https://wxx6zye3k89uzk.storage.googleapis.com/index_25.html
https://iq8erbyp1z4j7s.storage.googleapis.com/index_26.html
https://vpcxeh5fy4iy2p.storage.googleapis.com/index_27.html
https://elwlu808v5tf3t.storage.googleapis.com/index_28.html